tips belanja online yang aman

Pertama Kali Mencoba Jualan Online, Gagal itu Biasa

jualan online
http://www.shutterstock.com/

Jualan online? emang bisa?. Itu adalah pertanyaan saya dulu ketika belum mengerti seluk beluk inernet. Khususnya yang berhubungan dengan kegiatan jual beli.

Yang saya tahu, internet hanya digunakan untuk mencari dan menggali informasi. Tanpa pernah terpikirkan digunakan untuk mencari uang atau penghasilan.

Dari pertanyaan itu, saya mulai mencari segala sesuatu yang berhubungan tentang cara mencari uang di internet.

Sebelumnya saya sudah bercerita tentang pengalaman terjebak money game dan investasi online. Seperti yang saya ceritakan diakhir, saya vakum dari dunia online hingga tahun 2015 awal.

Mencoba Lebih Bijaksana dalam Mengambil Keputusan

mencoba lebih bijaksana
mencoba lebih bijaksana | santrinulis.com

Memang sudah menjadi hobi saya dari smp. Di depan komputer adalah kesenangan tersendiri yang sulit untuk diungkapkan.

Awal tahun 2014, saya bekerja di toko laptop di jakarta. Saya sengaja mencari pekerjaan yang berhubungan dengan laptop atau internet. Tujuannya tentu agar bisa selalu di depan laptop setiap hari tanpa membayar.

Sempat ingin kerja di warnet namun gaji yang ditawarkan begitu miris. Makanya saya mencari gaji yang lebih baik namun yang masih berhubungan dengan laptop dan internet.

Setelah satu tahun saya bekerja di toko laptop, saya bisa membeli komputer rakitan seharga 5 juta. Dari sinilah minat pada dunia online kembali muncul. Namun saya harus bijsaksana, tidak boleh gegabah mengikui nafsu agar tidak terjebak lagi seperti yang lalu.

Memang benar sekali pengalaman adalah guru yang paling baik. Pengalaman terjebak permainan money game membuat saya semakin bijaksana dalam mengambil langkah. Apalagi di dunia online. Kita tidak pernah bertemu secara langsung apalagi saling kenal.

 Toko Online

tips belanja online yang aman
dari banyaknya bisnis online, saya pilih toko online | peluangusahaoke.com

Begitu banyak sekali pilihan dalam dunia online. Sebagai newbee saya hanya melihat arus yang  sedamg booming. Tahun 2015 bisa dibilang tahunnya ecommerce indonesia. Berbagai ebook dan seminar tentang toko online ada dimana-mana. Mulai dari ratusan ribu hingga jutaaan semua ada.

Saya terbawa arus mengikuti tren yang ada. Saya pun mencoba jualan online lewat toko online. Bingung harus dimulai darimana sudah pasti. Karena memang sudah buntu harus di awali dengan apa, saya membeli tutorial seharga rp.250,000.

DI ebook itu dibahas bagaimana cara menjual produk secara online. Tutorialnya cukup lengkap disertai video yang bisa didownload di member area.

Masalah kedua muncul, yaitu mencari produk yang akan dijual. Saya bingung mau jualan apa di internet. Yah saya yakin sekali masalah ini akan dialami oleh semua yang baru pertama kali berjualan online.

Untungnya saya menemukan forum ads.id. Forum dengan segudang ilmu gratis yang bisa kamu pelajari. Mulai dari adsense, cpa, affiliate, toko online dan masih banyak ilmu lainnya.

Dari forum itu, saya menemukan subforum Dropshiping. Singkatnya dropshiping adalah kegiatan memasarkan produk orang lain tanpa kita stok. Jadi kita bisa berjualan online tanpa modal. Cukup promosi dan kalau ada order produsen yang akan mengirim barang dengan nama kita.

Memuali Jualan Tas

jualan tas
mulai dengan jualan tas | pixabay.com

Forum dropshiping tidak hanya berisi tips jualan, disitu juga para produsen mencari partner untuk menjual produknya. Saya menemukan produsen tas yang menurut saya sangat profesional. Akhirnya saya bergabung menjadi dropshiper.

Tanpa biaya registrasi hanya mengisi formulir dan saya langsung bisa jualan. Masalah kedua akhirnya terpecahkan. Sekarang muncul masalah ketiga, dengan media apa saya akan menjual tas.

Menurut ebook yang saya beli tadi, kita terlebih dahulu harus tahu target pasar kita. Tas yang saya jual adalah tas dengan target market anak-anak muda, mahasiswa dan orang yang ingin selalu tampil beda.

Kesalahan Saya

kesalahan saya
kesalahan saya | www.maxmanroe.com

Dalam ebook itu dijelaskan, kita jangan terburu-buru membuat website untuk menjual produk kita. Kita harus tes market dulu, apakah produk itu laku atau tidak. Salah satu cara untuk mengetesnya adalah dengan mengiklankan produknya di fb ads.

Disnilah kesalahan saya, saya tidak mengikuti tutorial itu. Saya berinisiatif membuat toko online sendiri. Padahal saya belum mengerti apa itu SEO. Saya malah sibuk mempercantik tampilan website agar terlihat wah dan profesional.

Padahal kalau dipikir, siapa juga yang akan melihat website saya. Pengunjung saja belum ada. Sayangnya pikiran itu baru muncul saat ini. Dan bisa ditebak dari online saya tidak ada penjualan. Untungya saya mempromosikan juga kapada teman-teman kerja. Sehingga penjualan saya tidak zonk.

Artikel selanjutnya, saya akan menulis tentang pengalaman bisnis online yang saya jalani. Jadi tetap kunjungi blog ini ya..

Berikan Komentar